SEMUA TENTANG IT SAAT INI

Kami sang Torayan Misa' Kada dipotuo Pantan Kada Dipomate

SEMUA TENTANG IT SAAT INI

Misa' Kada dipotuo Pantan Kada Dipomate

SEMUA TENTANG IT SAAT INI

Misa' Kada dipotuo Pantan Kada Dipomate

SEMUA TENTANG IT SAAT INI

Misa' Kada dipotuo Pantan Kada Dipomate

SEMUA TENTANG IT SAAT INI

Misa' Kada dipotuo Pantan Kada Dipomate

Kamis, 20 Desember 2012

Tips Menjelaskan Rumor Kiamat Kepada Anak-Anak


 http://media.viva.co.id/thumbs2/2012/05/14/154977_bercerita-kepada-anak_663_382.jpg

Rumor kiamat 2012 yang beredar memang semakin mengkhawatirkan. Apalagi, banyak tulisan di dunia maya yang terkesan ilmiah, yang berusaha menjelaskan mengenai kemungkinan fenomena alam yang menyebabkan kehancuran semesta.


Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pun serius melakukan bantahan terhadap rumor kiamat. Ini dilakukan NASA, sebab isu kiamat mengakibatkan banyak remaja yang depresi dan mengungkap akan melakukan bunuh diri.


Penjelasan NASA tentu bermanfaat untuk meluruskan informasi mengenai kiamat 2012. Tapi bagaimana jika anak Anda yang bertanya? Tentu sulit untuk menjelaskannya.


Mengutip Huffington Post, berikut tips untuk meluruskan rumor kiamat 2012 kepada anak-anak.


1. Tanggapi dengan Serius


Ketakutan yang dihadapi anak tentu bukan hal ringan yang bisa dianggap enteng. Karena itu ada baiknya menanggapi ini dengan serius dan melakukan diskusi. Biarkan mereka lebih lepas untuk mengungkap ketakutan mereka.


2. Edukasi


Ini tentu waktu yang tepat untuk menjelaskan mengenai kenapa rumor ini muncul. Ada baiknya Anda bercerita semenarik mungkin mengenai asal-usul rumor yang didasarkan pada kalender bangsa Maya.


Ada baiknya Anda menyertai dengan gambar, dan menjelaskan bahwa 21 Desember 2012 merupakan akhir dari suatu b'ak'tun, yang terdiri dari 144.000 hari dalam siklus di kalender Maya. Anda juga bisa menjelaskan dengan melakukan perbandingan, bahwa tiap kebudayaan memiliki kalender yang berganti. Akhir suatu b'ak'tun bukan berarti akhir dunia, begitu pula akhir suatu tahun di kalender Masehi bukan berarti akhir dunia.


3. Bantu Riset Tentang Rumor Kiamat


Tentu ini kesempatan yang baik untuk mengajarkan mengenai peradaban bangsa Maya kepada anak Anda. Anda bisa menjelaskan mengenai megahnya peninggalan bangsa Maya di kawasan Amerika Tengah. Rumor soal kiamat pun berasal dari prasasti yang ditemukan di Guatemala yang berangka tahun 696 Masehi.


Selain itu, ini juga menjadi kesempatan baik untuk menanamkan ketertarikan anak Anda kepada astronomi. Jelaskan mengenai peristiwa-peristiwa perputaran planet, juga sejarah terbentuknya planet.


Setelah itu, Anda bisa mengajarkan mengenai perbedaan tiap benda-benda langit, termasuk kemungkinannya jatuh ke bumi, proses yang terkikis di atmosfer, dan sebagainya. Pakai referensi dari situs NASA dan sumber-sumber resmi yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.


4. Diskusi dalam Sudut Pandang Agama


Ini juga bisa jadi kesempatan bagi Anda untuk menjelaskan mengenai isu kiamat dari sisi agama. Tiap agama sepertinya punya definisi dan pengertian sendiri tentang kiamat. Tentu menarik untuk menjelaskan mengenai kiamat dari sudut pandang agama, juga berbagai sudut pandang agama. Ini sekaligus jadi kesempatan bagi Anda untuk mengajarkan kepada anak untuk menyikapi perbedaan.

Kamera Antariksa Slooh Siarkan Live "Kiamat 2012"

Rumor mengenai kiamat 2012 semakin santer terdengar, terutama beberapa hari menjelang 21 Desember 2012. Tanggal 21 Desember memang disebut sebagai akhir dunia, berdasarkan habisnya era suatu b'ak'tun, yang tiap b'ak'tun terdiri dari 144.000 hari dalam siklus di kalender Maya.

Melihat fenomena ini, Sloosh Space Camera pun akan menyiarkan secara langsung serial pemandangan kosmik yang berlangsung selama seminggu penuh, yang dimulai 17 Desember. Anda bisa mengaksesnya di tautan ini.

Siaran via website ini dilakukan untuk membantu masyarakat melihat kondisi semesta. Terutama untuk mereka yang percaya akan adanya serangan badai matahari, atau benturan asteroid yang mengakibatkan hancurnya dunia.

"Ketimbang menyajikan bantahan dari skenario kiamat yang tak masuk akal, yang kini diperbincangkan banyak orang di hampir seluruh penjuru dunia, juga yang menimbulkan kepanikan di Rusia, Sloosh akan membawa Anda melihat sendiri 'tingkah' semesta," demikian pernyataan kolumnis Astronomy Magazine, Bob Berman, dilansir dari Live Science.

Dengan bersikap independen dan lepas dari badan antariksa negara apapun, yang diasumsikan akan mengakibatkan ketidak percayaan jutaan orang, Slooh akan mengobservasi planet dan melihat apakah ada hal yang tidak biasa, kata Berman.

Slooh akan menyiarkan dari observatorium di Arizona dan Kepulauan Canary di lepas pantai wilayah barat Afrika. Tiap hari akan fokus wilayah yang berbeda, untuk mengamati erupsi matahari berlebih hingga mengantisipasi kedatangan planet mistik yang dikhawatirkan muncul.
Badan Antariksa AS (NASA) sendiri sebelumnya telah melakukan bantahan berbagai potensi fenomena semesta yang menyebabkan kiamat. Seperti apa penjelasan NASA? Anda bisa membacanya di tautan ini. (umi)

NASA: Tak Ada Planet Tabrak Bumi pada 21-12-2012


 http://media.viva.co.id/thumbs2/2012/05/07/154015_saat-kiamat-planet-akan-saling-bertabrakan_663_382.jpg

Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) terus berusaha untuk meluruskan informasi mengenai ancaman "kiamat" pada 21 Desember 2012. Sebuah video pun di-post NASA di YouTube, dengan judul yang sangat mencolok: "Kenapa Dunia Belum Berakhir?".


Para ilmuwan NASA mengatakan bahwa rumor di media sosial dan internet yang mengatakan dunia akan berakhir adalah bentuk kesalahpahaman tafsir dari kalender Suku Maya. Ini pun menyebabkan banyak yang percaya bahwa akhir dunia akan terjadi pada 21 Desember 2012.


Menurut ahli planet yang melacak objek dekat dengan bumi di Laboratorium Propulsi Jet NASA, Don Yeomans, itu hanya akhir dari siklus dan awal dari yang baru. Itu sama seperti pada 31 Desember yang menandakan kalender berakhir, namun kalender baru untuk tahun berikutnya dimulai lagi pada 1 Januari.


Mitos tentang kiamat yang muncul di internet bermacam-macam. Seperti ada yang menyebut ancaman sebuah planet besar yang disebut planet Nibiru, sedang berada pada jalur yang sama dengan Bumi dan akan terjadi tabrakan.


"Setiap hari selama 24 jam penuh, ada ribuan astronom yang melihat keadaan luar angkasa. Mereka tidak melihat adanya planet lain yang akan menghantam bumi," ujar Don Yeomans, dilansir dari Reuters.


Namun, tetap saja ada dugaan NASA sengaja menutupi tanda-tanda hari kiamat. Yeomans pun membantah pernyataan tersebut.


"Bayangkan saja, saat ini ada ribuan astronom yang mengobservasi langit. Mana mungkin mereka sepakat menutup rahasia ini ke publik selama bertahun-tahun?," kata Yeomans.


Don Yeomans juga membantah sejumlah pendapat yang meyakini bahwa planet Nibiru akan menabrak Bumi. "Planet Nibiru adalah planet imajiner yang sebagian orang meyakini berasal dari luar tata surya. Kami tidak yakin kalau planet itu akan menabrak Bumi pada 21 Desember 2012," tegas Don Yeomans.


Selain itu, ada dugaan penyebab kiamat adalah badai Matahari. Don Yeomans kembali menegaskan bahwa fenomena itu memang nyata. Namun, dua kali lontaran massa korona Matahari yang terjadi pada Kamis, 8 Maret 2012, adalah fenomena biasa yang terjadi 11 tahunan.


"Radiasi badai Matahari memang bisa merusak satelit. Tapi, manusia akan tetap aman terlindung oleh lapisan magnetosfer yang menyelubungi bumi," ujar Don Yeomans.


"Sejak dulu, ada ratusan ribu prediksi tentang akhir dunia atau kiamat. Tapi, kita, manusia, masih ada sampai saat ini," kata Don Yeomans. (art)

Google Sukses Digitalisasi "10 Perintah Allah"


 http://media.viva.co.id/thumbs2/2012/12/13/183929_manuskrip--10-perintah-allah-_663_382.jpg


Raksasa teknologi dunia, Google, kini memberikan cara yang mudah untuk mengakses manuskrip suci kuno, cukup dilakukan dari rumah. Maka, warga tak perlu repot jauh-jauh ke museum khusus yang menyimpan manuskrip tersebut.


Google mengumumkan telah membawa beberapa salinan manuskrip, yang dikenal sebagai bagian awal dari Injil, ke dunia online. Google juga melakukan digitalisasi manuskrip Injil itu bersama dengan teks-teks lain yang berusia lebih dari 2000 tahun.


Untuk digitalisasi ini, Google bermitra dengan Israel Antiquities Authority untuk meluncurkan "Leon Levy Dead Sea Scrolls Digital Library", sebuah koleksi online dari 5000 gambar fragmen manuskrip itu.

Di antara fragmen tersebut yaitu "Kitab Ulangan" (Book of Deuteronomy), yang mencakup "Sepuluh Perintah Allah" atau "Ten Commandements" dan bagian dari Bab 1 "Kitab Kejadian" atau "Book of Genesis", yang berukuran sekitar 10 cm.


Google mengatakan inisiatif digitalisasi tersebut akan menjelaskan "perjalanan pencerahan saat Yesus hidup dan berkhotbah, serta sejarah Yahudi".


"Jutaan pengguna dan para sarjana dapat menemukan dan menguraikan rincian yang tak terlihat dengan mata telanjang, dengan resolusi 1215 dpi (dots per inch)," kata Google dalam sebuah posting di blog resmi,  seperti dilansir Mashable.
Inframerah
Situs ini akan menampilkan gambar inframerah dan berwarna yang setara dengan kualitas fragmen manuskrip tersebut. "Ada informasi database yang berisi sekitar 900 dari manuskrip, serta halaman konten interaktif.

Kami senang telah mampu untuk membantu proyek ini melalui hosting di Google Storage dan App Engine, penggunaan Maps, YouTube dan teknologi gambar Google," tambah Google.


Kabar ini muncul hanya lebih dari setahun setelah Google melakukan digitalisasi lima gulungan manuskrip dari "Dead Sea Scroll". Ini merupakan dokumen kuno yang meliputi naskah tertua yang Alkitab. Dokumen-dokumen itu ditulis lebih dari 2000 tahun yang lalu pada potongan kulit dan papirus (lontar), serta diawetkan di gua-gua yang gelap.


Kemitraan Google dengan Israel Antiquities Authority merupakan bagian dari upaya yang lebih besar untuk mendigitalisasi bahan-bahan budaya dan sejarah. Perusahaan yang terakhir berinisiatif yaitu perusahaan koleksi foto Yad Vashem Holocaust, Google Project Art, World Wonders dan Google Cultural Institute. (ren)

Ramalan Bangsa Maya 21-12-2012: Kiamat atau Awal Baru?


 http://media.viva.co.id/thumbs2/2012/03/10/147058_sistem-penanggalan-kalender-suku-maya_663_382.jpg

Kontroversi mengenai datangnya hari kiamat menjadi perbincangan yang ramai menjelang 21 Desember 2012. Sebab, ada yang menginterpretasi penanggalan bangsa Maya, yang menyebut akhir dunia terjadi pada 21 Desember atau 23 Desember 2012.

Kalender bangsa Maya sendiri tidak menyebut mengenai akhir dunia. Tapi, 21 Desember 2012 merupakan hari terakhir dari b'ak'tun ke-13. Satu periode b'ak'tun sendiri terdiri dari 144.000 hari siklus kalender.

Menurut Profesor Agama di Concordia University di Montreal, Kanada, Lorenzo Ditommaso, rumor kiamat ini muncul ketika beberapa peneliti barat mendapatkan konsep kalender suku Maya pada 1980 sampai 1990an.

"Entah kesalahpahaman atau sengaja mengabaikan pandangan siklus waktu kalender suku Maya, para peneliti tersebut dalam menafsirkan akhir b'ak'tun 13 sebagai peristiwa akhir kehidupan," kata Lorenzo Ditommaso, dilansir dari Foxnews.

Dunia online pun ikut memperburuk kehidupan akhir tersebut dengan pemberitaan-pemberitaan yang cepat menyebar luas.

"Kiamat versi ramalan Suku Maya muncul ke internet. Orang-orang mulai membicarakannya serta menambah-nambahkan hal-hal lain yang membuatnya semakin terlihat nyata," tambah Lorenzo Ditommaso.

Saat ini berita tentang kiamat telah membuat kehidupan menjadi suram dan berdampak negatif, terlebih pada anak muda. Banyak dari mereka yang tidak nafsu makan, takut untuk tidur, bahkan ingin bunuh diri.

Sementara menurut Profesor Studi Agama di Saint Joseph University, Philadelphia, Allen Kerkeslager, sebenarnya prediksi tentang hari kiamat bukan hal yang baru. Setidaknya isu tentang kehancuran dunia sudah ada di tulisan-tulisan bangsa Yahudi pada abad ke-3 SM.

"Para sarjana-sarjana Yahudi mendapatkan gagasan tentang kehancuran bumi dari sebuah agama kuno dari daerah Persia, yaitu Zoroastrianisme. Dan pemikiran tentang kehancuran dunia dari bangsa Yahudi mengilhami orang-orang Kristen awal dan meyuntikkan konsep kiamat kepada orang-orang barat dan berlansung sampai saat ini," kata  Allen Kerkeslager.

Salah Interpretasi?

Prediksi mengenai kiamat ini sendiri berasal dari temuan penanggalan dan inskripsi bangsa Maya di prasasti tablet batu di situs Tortuguero, Mexico. Arkeolog juga menemukan relief yang terbuat dari batu-bata, yang juga menyebut mengenai ramalan 'kiamat' pada 2012, di dekat reruntuhan Comalcalo.

Tapi ahli mengenai kebudayaan Maya asal Jerman, Sven Gronemeyer, mengatakan ramalan mengenai 'kiamat' itu merupakan misinterpretasi atau salah pembacaan.

Menurut Gronemeyer, inskripsi yang ditemukan tidak terbaca secara lengkap, karena ada bagian yang mengalami kerusakan. Tapi, jika itu bisa dibaca, inskripsi juga tidak menyebut apapun mengenai hari akhir atau kiamat.


Berdasarkan pembacaan yang dilakukannya, Gronemeyer berpendapat inskripsi di tablet batu Tortuguero menjelaskan mengenai transisi era baru di kalender bangsa Maya, dan bukan akhir dunia.
 

Berdasarkan inskripsi Tortuguero, terdapat penjelasan mengenai apa yang akan terjadi di tahun 2012. Salah satunya adalah munculnya Bolon Yokte, dewa Maya yang bersifat misterius, yang selama ini dikaitkan dengan perang dan penciptaan. Walau inskripsi ini tidak ditemukan secara sempurna, inskripsi itu diduga menyebut kalimat: "Dia akan datang dari langit."


Tapi, menurut Gronemeyer, Bolon Yokte disebut sebagai figur yang melambangkan perubahan. Kesalahan pandangan terhadap kepercayaan bangsa Maya ini dituding Gronemeyer dilakukan oleh bangsa Barat.


Gronemeyer berpandangan, inskripsi memang menjelaskan kembalinya dewa bangsa Maya, Bolon Yokten di akhir periode ke-13 rotasi Baktun. Berdasarkan penanggalan bangsa Maya, 1 rotasi Baktun berlangsung selama 394 tahun, dan angka 13 merupakan angka sakral bagi bangsa Maya. Penanggalan bangsa Maya diperkirakan dimulai pada 3114 SM dan berakhir di Rotasi Baktun ke-13  pada 21 Desember 2012.


Tapi Gronemeyer membantah kedatangan Bolon Yokte menjelaskan tentang kiamat. Karena tak ada penjelasan mengenai kiamat di tanggal 21 Desember 2012. Bagian mengenai ramalan merupakan ramalan penguasa saat itu, Bahlam Ajaw, yang ingin merencanakan kedatangan dewa Bolon Yokte.


"Untuk petinggi Tortuguero, jelas bahwa mereka harus menyiapkan lahan untuk kembalinya dewa, dan Bahlam Ajaw akan menjadi penerima dewa itu di prosesi inisiasi itu," jelas Gronemeyer, dilansir dari Guardian.

"Tanggal itu memiliki nilai simbolis, karena merupakan refleksi dari hari penciptaan. Ini merupakan kedatangan dewa, dan bukan berarti memiliki arti penting bagi manusia," lanjutnya.
Sebelumnya, Institut Antropologi dan Sejarah Nasional di Mexico kemudian mengatakan, 'kiamat' pada Desember 2012 merupakan misinterpretasi bangsa Barat dalam membaca penanggalan bangsa Maya. "Ramalan barat telah memelintir cosmovision (pandangan kosmis) dari peradaban masa silam seperti bangsa Maya." (ren)

Pesta Kiamat Digelar di Bunker Bekas Soviet

 http://media.viva.co.id/thumbs2/2012/01/01/138181_perayaan-tahun-baru-2012-di-lebanon_663_382.jpg


Berbagai cara orang untuk mengantisipasi datangnya kiamat versi suku Maya yang jatuh hari ini, 21 Desember 2012. Sebuah museum di Rusia menawarkan sebuah pesta 24 jam di dalam bunker peninggalan Uni Soviet.

Diberitakan Reuters, bunker No.42 yang selama ini dijadikan museum telah siap untuk menyelenggarakan pesta tersebut. Lampu-lampu merah menandai bahwa kemeriahan akan tiba di bunker yang terletak 56 meter di bawah tanah Moskow itu.

Bunker ini bisa menampung sekitar 300 orang. Namun, mereka yang ingin ikut serta dalam pesta itu harus merogoh kocek dalam-dalam. Pasalnya, tiket masuk seorangnya mencapai US$1000 atau sekitar Rp9,6 juta.

"Banyak orang yang merasa lebih tenang jika bisa melewatkan masa-masa kritis itu dengan kenyamanan dan keamanan maksimal," kata Alexei Pavlovski, pemandu wisata di bunker itu.

Dia mengatakan, antusiasme warga Moskow sangat besar untuk pesta yang akan dimulai pada tengah malam 20 Desember itu. Ide ini, kata Pavlovski, datang dari para pengunjung yang ingin mengakhiri kalender Maya -yang diprediksi kiamat- dengan berpesta.

"Kami tidak bisa mengendalikan akhir dunia. Tapi kami sudah siap untuk semuanya. Akan ada ruang anak-anak dengan poster kartun. Untuk orang dewasa akan ada pemutaran film, dan dialog soal akhir dunia, serta tur museum. Juga akan ada siaran langsung dari bunker-bunker lainnya di seluruh dunia," kata Pavlovski.

Bunker yang dibuat saat Perang Dingin tahun 1956 ini memiliki 18 lantai di bawah tanah yang terhubung dengan lift. Ada speaker besar yang akan mengeluarkan tanda peringatan jika ada serangan musuh. "Perhatian! Perhatian! Musuh melancarkan serangan nuklir," teriak suara peringatan itu. (eh)

DUNIA Mereka yang Pesta "Perpisahan" Pada 21-12-2012

Isu tentang kiamat yang akan terjadi Jumat besok 21 Desember 2012, membuat orang di belahan dunia merencanakan menggelar pesta 'perpisahan.' Hal ini terkait tafsiran atas penanggalan Suku Maya di masa lampau, yang terhenti pada tanggal 21-12-2012. Ini menjadi bahan suatu film laris Hollywood, 2012, beberapa tahun lalu.

Di New York misalnya. Ada beberapa tempat yang akan menggelar "pesta perpisahan" dengan beragam gaya, mulai dari minum bir, anggur hingga menikmati musik.

Pertama adalah pesta di Hudson Terrace yang disponsori oleh iAdventure.com. Untuk tiket masuk pengujung diharuskan membayar US$30, di pesta ini  pengunjung akan menikmati sajian dari DJ Lulo & Bones.

Kedua, pesta menarik lainnya di Bell House. Komedian John Hodgemann mengajak para pengunjung untuk menghitung mundur ke tanggal 21-12-2012.

Ketiga, pesta di Suffolk Bar. Pengunjung akan diajak merasakan nuansa menyeramkan menjelang kiamat, di mana bar itu disulap menjadi sebuah rumah hantu. Adapun tiket masuknya dibanderol US$30.

Keempat yakni di Union Hall in Park Slope. Komedian Wyatt Senac akan menghibur Anda di tempat ini. Dia akan membawakan tema "Afterlife Comedy Show" dengan tiket USD8.

Tempat kelima ini buat mereka yang ingin pesta bir. Di Alewife Queens, pengunjung dapat menikmati pesta bertajuk New Apocalypse dengan bir ukuran besar edisi Apocalypse.

Sedangkan tempat keenam ini juga untuk mereka yang  ingin pesta bir, yakni di "World Party" di Mile House, Delancey Street, Manhattan.

Ketujuh, pesta Maya's Tequileria di Upper East Side, sebuah restoran yang menawarkan paket khusus seharga USD65 dengan makanan yang disajikan di piring kecil. Sajian itu merupakan bagian dari Apocalypse Menu.

Kedelapan, pesta di atap Gansevoort Park Avenue. Para pengunjung akan dihubur dengan sejumlah DJ dan perempuan cantik yang disedikan untuk para pengunjung berfoto bersama dengan tema "akhir dunia".

Nah, tempat kesembilan ini untuk mereka penyuka musik cadas, "pesta kiamat" dengan pertunjukkan para rocker akan berlangsung di Knitting Factory di Brooklyn. Band yang tampil antara lain Autodrone, Night Vision, dan Starbolt 9. Tiket dijual USD12.

Terakhir jika ingin tertawa di hari 'terakhir', Anda dapat datang ke Hotel Bowery karena ada dua magician kocak, yakni Seth Herzog dan Mario. Acara akan dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Pendeta Mandy lahn. (Sumber: nydailynews)

 

Ilmuwan NASA dan lembaga ilmiah lainnya telah menegaskan tidak perlu ada yang dikhawatirkan pada 21 Desember 2012.

Tidak ada fakta ilmiah yang menyebutkan bumi akan gelap gulita atau matahari akan membunuh semua makhluk bumi. Justru, yang terjadi Jumat 21 Desember 2012 berdasarkan hasil penelitian NASA adalah winter solstice (musim dingin dengan siang terpendek).

Warga di belahan Bumi Utara seperti negara-negara Eropa dan Amerika Serikat akan mengalami siang terpendek dan malam terpanjang. Sementara di bagian Selatan seperti Australia, Antartika dan sebagian wilayah Amerika Selatan serta Afrika akan mengalami malam terpendek.

Artinya, warga Australia dan negara-negara lainnya sekarang sedang mengalami siang yang lebih panjang karena matahari akan terbenam lebih lambat.

Seperti diketahui, negara-negara di belahan Bumi Utara saat ini sedang mengalami musim Dingin, sedangkan di Selatan mengalami musim Panas.

Pada Musim Dingin solstice, matahari akan beristirahat sebentar setelah mencapai titik paling selatan di langit. Setelah itu, matahari akan kembali bergerak ke arah utara.

"Tidak ada bukti bahwa sesuatu yang membahayakan bumi akan muncul pada 21 Desember 2012," tulis NASA di laman resminya seperti dikutip Businessinsider. (sj)